Dear Alex
"Pernah gak lu ketemu seseorang untuk pertama kalinya, dan lu tertarik sama tu orang, dan terus lu mau kenalan sama dia, tapi ga jadi, dan sekarang lu nyesal gak kenalan sama dia?" Alex bertanya pada Romeo.
Romeo berfikir sejenak dengan gaya khas filusuf, sebenter menyandarkan kepala pada tangan kanannya, sebentar mengelus-elus "janggut bayangannya" (Romeo tidak berjanggut), dan kadang berdehem-dehem sendiri.
"Eh, gimana menurut lu? pernah kagak?" tanya Alex lagi.
"Ini namanya demam penyesalan" jawab Romeo
"Maksud lu?"
"Gini lek, sepertinya semua orang pernah begitu, kita berjalan, lalu berpapasan dengan seseorang, lalu saling memandang, namun tak ada kata terucap. Malamnya baru merasakan demam penyesalan karna tak berani menyapa."
"Nah gw merasa gitu rom, tapi baru ketemu tadi pagi sih, waktu gw mau ke kantor naik baja hitam gw (baja hitam adalah nama sepeda Alex)"
"HA HA HA, cewek mana? musisi?" serbu Romeo bertanya
"Kagak bro, dia anak DJPB juga, masih anak baru kayaknya"
"Wow, pasti cantik, boleh nih?"
"Setan lu, semua cewek kantor mau lu embat? gila lu"
"hehhehe, kagak lagi dah, kan gw dah bilang, gw lagi jatuh cinta sama seseorang"
"Nah, gantian lu yang cerita, lu ngajak gw makan siang plus ngebayarin makanan gw pasti ada maunya kan?"
"Setan lu, gw ga ada janji ngebayarin lu.
gini lek (red: Alex dipanggil lek oleh Romeo), gw lagi suka ma anak kantor kita"
"cewek atau cowok?"
"SETAN LU, CEWEK LAH" Romeo tanpa tersadar berteriak
Sekarang seluruh jamaah kantin memperhatikan mereka, dan Alex tertawa cekikikan sendiri.
"Oke oke, siapa gerangan? kayaknya seluruh pegawai kantor yang CE-WEK (dengan nada d=do) udah pernah dekat ama lu"
"Ngomong ceweknya biasa aja donk, jangan dikerasin gitu. gw lagi naksir ama Bu Nadia. tapi kayaknya ini cinta bro"
"BRURRR", minuman Alex langsung menyembur mengenai muka Romeo.
untung Romeo sempat menghindar walau sedikit terlambat, "SETAN LU, jangan pake jurus nyembur gitu napa?"
"Lu serius suka ama Bu Nadia? dia kan kepala seksi kita? lebih tua 3 tahun dari kita, lu serius?"
"Ya bro, kayaknya ini namanya cinta"
"Aish, oke dah selamat berjuang untuk cinta kawan" sahut Alex
"Eh mau kemana lu?"
"Balik kantor lah, udah jam 1 ne, jam kerja jangan cinta-cintaan mulu"
"Setan lu Lek"
"Eh makasih ya dibayarin, bye", Alex langsung nyelonor pergi.
"SETAN LU LEK"
"INI YANG NAMANYA CINTA BUNG, CINTA ITU NIKMAT." Teriak Alex sambil berlalu pergi
No comments:
Post a Comment