Pagi itu Lia sudah mempersiapkan segalanya. Hari ini adalah hari yang baru sekaligus hari pertama kepindahannya ke kantor pusat di Jakarta. Lia sudah menjadi seorang PNS sejak 2 tahun lalu. Kali ini ia dipindahkan ke kantor pusat.
'yap, sekarang 6.45, semua sudah beres. Tinggal keluar dari kos dan ambil taksi', pikir Lia.
Menunggu 5 menit, taksi pun datang. Memang kawasan kosan Lia sangat sering dilalui taksi, walau pada malam hari. perjalanannya ke kantor pusat tidak akan memakan waktu lebih dari 30 menit walau jakarta senantiasa macet.
tetapi,
taksi yang ditumpangi tiba-tiba dicegat oleh sebuah kendaraan, sang sopir terkejut dan merem mendadak. Lia memang sudah sering mendengar akan adanya tindak kejahatan di kendaraan di Jakarta. tapi tidak ada hal yang ia takutkan. Ia punya beberapa alasan, yang pertama, ini masih pagi hari dan banyak orang di sekitar. Yang kedua, penjahat bodoh mana yang mau merampok dari taksi dengan menggunakan sebuah sepeda (yap yang menghadang taksinya adalah sebuah SEPEDA), dan alasan terakhir yang paling kuat adalah ia seorang wanita yang memegang sabuk hitam karate (walau bentuk tubuhnya sangat langsing dan singset).
si pengemudi sepeda kemudian turun bersamaan dengan sang sopir keluar dari mobil.
dari pandangan Lia di bangku belakang terlihat mereka sedang bercakap-cakap agak lama,
1 menit......,
2 menit......,
3 menit......,
akhirnya Lia keluar dari kursi penumpang, "ada apa pak?" (dengan nada yang menunjukkan sedikit kewibawaan)
sang sopir berkata," oh maaf neng, tidak ada apa-apa, ayo kita lanjut neng."
"sekali lagi maaf ya neng" kata sang supir sekali lagi dengan nada yang ceria.
lia membalas,"ayo donk pak, ini hari pertama saya kerja, saya gak mau telat."
sang supir dengan sigap berkata,"baik neng"
sang pria yang menghadang memandang kepada Lia, dari kepala sampai dada.
lalu ia berkata,"tenang aja, gak bakal telat. lagian TL 1 bisa diganti kok"
lia tidak mengerti dan langsung masuk kembali ke dalam mobil.
tepat pukul 7.15 Lia sudah sampai di kantornya.
ia melapor pada atasannya sambil memperkenalkan dirinya.
atasannya yang baru bernama Jiwo.
Pak Jiwo berujar bahwa untuk sementara Ia akan menjadi PIC (Person In Charge) atau atasan langsung Lia. nanti dia akan dipindahkan ke bagian lain yang lebih membutuhkan tenaga baru.
tidak banyak hal yang dia lakukan di hari pertamanya, hanya mengobrol dengan beberapa rekan kerja dan makan siang di kantin. Nia yang menjadi teman pertama Lia di kantor barunya mengajaknya makan siang bersama.
"aku mau balik ne, Nia ga balik?" ajak Lia pulang
"aduh, tadi aku TL 1, jadi belum bisa balik sekarang, dulaan aja, hati-hati" sahut Nia
agak bingung Lia mencernanya, istilah TL baru satu kali, eh dua kali dia dengar.
pertama tadi pagi dan sekarang, tapi dia mengiyakan saja. terkadang karena Lia kurang jelas mendengar seseorang berbicara, Dia hanya mengabaikan saja.
"okey, Aku duluan ya, see u tomorrow?"
"bye" balas Nia.
di sore hari tepat pukul lima, Lia kembali ke kosannya.
banyak hal yang ia ingin lakukan terhadap kosan barunya ini
si pengemudi sepeda kemudian turun bersamaan dengan sang sopir keluar dari mobil.
dari pandangan Lia di bangku belakang terlihat mereka sedang bercakap-cakap agak lama,
1 menit......,
2 menit......,
3 menit......,
akhirnya Lia keluar dari kursi penumpang, "ada apa pak?" (dengan nada yang menunjukkan sedikit kewibawaan)
sang sopir berkata," oh maaf neng, tidak ada apa-apa, ayo kita lanjut neng."
"sekali lagi maaf ya neng" kata sang supir sekali lagi dengan nada yang ceria.
lia membalas,"ayo donk pak, ini hari pertama saya kerja, saya gak mau telat."
sang supir dengan sigap berkata,"baik neng"
sang pria yang menghadang memandang kepada Lia, dari kepala sampai dada.
lalu ia berkata,"tenang aja, gak bakal telat. lagian TL 1 bisa diganti kok"
lia tidak mengerti dan langsung masuk kembali ke dalam mobil.
tepat pukul 7.15 Lia sudah sampai di kantornya.
ia melapor pada atasannya sambil memperkenalkan dirinya.
atasannya yang baru bernama Jiwo.
Pak Jiwo berujar bahwa untuk sementara Ia akan menjadi PIC (Person In Charge) atau atasan langsung Lia. nanti dia akan dipindahkan ke bagian lain yang lebih membutuhkan tenaga baru.
tidak banyak hal yang dia lakukan di hari pertamanya, hanya mengobrol dengan beberapa rekan kerja dan makan siang di kantin. Nia yang menjadi teman pertama Lia di kantor barunya mengajaknya makan siang bersama.
"aku mau balik ne, Nia ga balik?" ajak Lia pulang
"aduh, tadi aku TL 1, jadi belum bisa balik sekarang, dulaan aja, hati-hati" sahut Nia
agak bingung Lia mencernanya, istilah TL baru satu kali, eh dua kali dia dengar.
pertama tadi pagi dan sekarang, tapi dia mengiyakan saja. terkadang karena Lia kurang jelas mendengar seseorang berbicara, Dia hanya mengabaikan saja.
"okey, Aku duluan ya, see u tomorrow?"
"bye" balas Nia.
di sore hari tepat pukul lima, Lia kembali ke kosannya.
banyak hal yang ia ingin lakukan terhadap kosan barunya ini
No comments:
Post a Comment